saat seseorang berkata, bukankah ucapannya tak dapat di tarik kembali?
saat seseorang berjanji, bukan kah ia harus memenuhi janjinya?
jangan anggap remeh sebuah perkataan atau janjimu, bila tak dapat memenuhi maka jangan ucapkan itu pada siapapun lawan bicaramu, memang mungkin tak terlalu berarti bagimu sebuah pengingkaran, tapi itu sangat berarti bagi lawan bicaramu, mungkin tak hanya berarti tapi lawan bicaramu juga mengharapkan semua itu.
"maaf". sebuah kata yang sering kau ucapakan pada lawan bicaramu, semudah itukah yang mengucapakan dan menerima ucapanmu. mungkin "iya" itu mudah tetapi sebenarnya tidak pernah tahu apa yang sesungguhnya terjadi pada yang mngucapkan "iya" itu. maka mulailah semua dengan kejujuran agar tak ada salah paham ddan semua berjalan dengan jelas.
Kamis, 23 Mei 2013
Minggu, 12 Mei 2013
Dan Ingkarmu
Lidah memang tak bertulang
Ucapan demi
ucapan terlontar dari mulut manis
Janji yang
tak pasti, mengapa harus diucapakan
Kenapa…..
Harus terjadipadaku,
pada diri yang masih lemah
Dan
tak mengerti pengkhianatan
Tiap kuteringat,
akan malah dendam dihati
Hanya balasan kesedihan dan tangisan
yang bertuang untukku
Bertambah.….
Untaian, untain darinyalah
yang membuatku tambah sakit,
Terpukul, tersesak,
terpendam di hati
Ingin….
Ku memaafkannya
Tapi hatibegitu tak merelakannya
Berkali-kali
ku mulai melupakan
Tapi,
malah membuat perasaanku bertambah hancur
Dan
seolah melemah drastis
Merasa diri menjadi lemah dan dibodohi
Memang…
Kebenaran yang
tak tahu datangnya
Yang
secara tiba-tiba hadirnya
Dan
kapan permasalahan akan berakhir, meninggalkanku
Lulu
trienafiana
Langganan:
Postingan (Atom)